Fokus
Data & alat
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Bersiap Menghadapi MEA

A+
A-
0
A+
A-
0
Bersiap Menghadapi MEA
Darussalam (kiri) dan John Hutagaol (tengah) dalam seminar perpajakan di Yogyakarta (FEB-UGM)

YOGYAKARTA, DDTCNews – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) mengadakan seminar bertema perpajakan internasional dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Kampus UGM Bulaksumur, Yogyakarta, Jumat (27/5).

Seminar yang digelar atas kerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), IAI Kompartemen Akuntan Pajak (KAPj), IAI Akuntan Pendidik (KAPd), dan Forum Dosen Pajak II ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman perkembangan dunia perpajakan internasional, khususnya terkait dengan MEA.

“Masyarakat perpajakan Indonesia harus siap menghadapi era MEA. Kesiapan kita menghadapi MEA menentukan masa depan Indonesia,” kata Dekan FEB UGM Wihana Kirana Jaya dalam sambutan pembukaan seminar yang diwakili Wakil Dekan Eko Suwardi.

Baca Juga: Menggali Divergensi Sistem Pajak Penghasilan Secara Global

Sesi pertama seminar mengambil tema International Taxation: Peran Profesi Perpajakan di Era MEA. Narasumbernya Ketua IAI KAPj yang juga Direktur Perpajakan Internasional Ditjen Pajak John Hutagaol, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Rudy Gunawan Bastari, dan Managing Partner DDTC Darussalam.

Menurut John, MEA akan menghilangkan batas-batas negara yang memungkinkan pergerakan banyak barang dan jasa di satu pasar yang tunggal. Karena itu, para dosen seharusnya mendorong mahasiswa berpikir global. “MEA sudah di depan pintu, suka tidak suka Anda harus siap menghadapi,” katanya.

Darussalam menambahkan pajak seperti air yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Sama halnya dengan kesadaran membayar pajak, wajib pajak niscaya juga akan menemukan banyak cara untuk membayar pajak seminimal mungkin.

Baca Juga: Mengupas Prinsip Arm’s length Pasca-BEPS

“Kita tidak bisa mengingkari bahwa semua orang ingin membayar pajak lebih rendah. Tapi itu menjadi tugas para dosen untuk mengedukasi mahasiswanya, tentang pentingnya menjadi WP yang bertanggung jawab karena penerimaan pajak adalah tulang punggung pendapatan negara,” katanya.

Adapun, tema pada sesi kedua adalah Tax Treaty and Amnesty: Isu Terkini di Bidang Pendidikan dan Penelitian Pajak di Era MEA. Selaku pembicara adalah Basri Musri, Eko Suwardi, dan Dwi Martani. Pada sesi terakhir, dibahas rencana Forum Dosen Pajak II. (Bsi)

Baca Juga: Pengurangan Penghasilan Neto Produsen Alkes untuk Penanganan Covid-19
Topik : DDTC, UGM, pendidikan pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 17 Juni 2020 | 17:59 WIB
PELUANG BISNIS
Selasa, 16 Juni 2020 | 19:16 WIB
LAPORAN DARI VIENNA
Selasa, 16 Juni 2020 | 15:05 WIB
KONSULTASI
berita pilihan
Senin, 06 Juli 2020 | 16:48 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 16:38 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 16:35 WIB
KEUANGAN NEGARA
Senin, 06 Juli 2020 | 16:21 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Senin, 06 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN LOMBOK UTARA
Senin, 06 Juli 2020 | 15:23 WIB
ARAB SAUDI
Senin, 06 Juli 2020 | 14:43 WIB
AUDIT
Senin, 06 Juli 2020 | 14:40 WIB
INDEKS KEYAKINAN KONSUMEN