Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Bersiap Menghadapi MEA

0
0
Darussalam (kiri) dan John Hutagaol (tengah) dalam seminar perpajakan di Yogyakarta (FEB-UGM)

YOGYAKARTA, DDTCNews – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) mengadakan seminar bertema perpajakan internasional dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Kampus UGM Bulaksumur, Yogyakarta, Jumat (27/5).

Seminar yang digelar atas kerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), IAI Kompartemen Akuntan Pajak (KAPj), IAI Akuntan Pendidik (KAPd), dan Forum Dosen Pajak II ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman perkembangan dunia perpajakan internasional, khususnya terkait dengan MEA.

“Masyarakat perpajakan Indonesia harus siap menghadapi era MEA. Kesiapan kita menghadapi MEA menentukan masa depan Indonesia,” kata Dekan FEB UGM Wihana Kirana Jaya dalam sambutan pembukaan seminar yang diwakili Wakil Dekan Eko Suwardi.

Baca Juga: Peningkatan Sengketa Jadi Efek Samping Perubahan Lanskap Pajak

Sesi pertama seminar mengambil tema International Taxation: Peran Profesi Perpajakan di Era MEA. Narasumbernya Ketua IAI KAPj yang juga Direktur Perpajakan Internasional Ditjen Pajak John Hutagaol, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Rudy Gunawan Bastari, dan Managing Partner DDTC Darussalam.

Menurut John, MEA akan menghilangkan batas-batas negara yang memungkinkan pergerakan banyak barang dan jasa di satu pasar yang tunggal. Karena itu, para dosen seharusnya mendorong mahasiswa berpikir global. “MEA sudah di depan pintu, suka tidak suka Anda harus siap menghadapi,” katanya.

Darussalam menambahkan pajak seperti air yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Sama halnya dengan kesadaran membayar pajak, wajib pajak niscaya juga akan menemukan banyak cara untuk membayar pajak seminimal mungkin.

Baca Juga: Gandeng DDTC, Institut STIAMI Bahas Insentif untuk Revolusi Industri

“Kita tidak bisa mengingkari bahwa semua orang ingin membayar pajak lebih rendah. Tapi itu menjadi tugas para dosen untuk mengedukasi mahasiswanya, tentang  pentingnya menjadi WP yang bertanggung jawab karena penerimaan pajak adalah tulang punggung pendapatan negara,” katanya.

Adapun, tema pada sesi kedua adalah Tax Treaty and Amnesty: Isu Terkini di Bidang Pendidikan dan Penelitian Pajak di Era MEA. Selaku pembicara adalah Basri Musri, Eko Suwardi, dan Dwi Martani. Pada sesi terakhir, dibahas rencana Forum Dosen Pajak II. (Bsi)

Baca Juga: Ini Dia 25 Pemenang Lomba Menulis DDTC Berhadiah Rp50 Juta

“Masyarakat perpajakan Indonesia harus siap menghadapi era MEA. Kesiapan kita menghadapi MEA menentukan masa depan Indonesia,” kata Dekan FEB UGM Wihana Kirana Jaya dalam sambutan pembukaan seminar yang diwakili Wakil Dekan Eko Suwardi.

Baca Juga: Peningkatan Sengketa Jadi Efek Samping Perubahan Lanskap Pajak

Sesi pertama seminar mengambil tema International Taxation: Peran Profesi Perpajakan di Era MEA. Narasumbernya Ketua IAI KAPj yang juga Direktur Perpajakan Internasional Ditjen Pajak John Hutagaol, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Rudy Gunawan Bastari, dan Managing Partner DDTC Darussalam.

Menurut John, MEA akan menghilangkan batas-batas negara yang memungkinkan pergerakan banyak barang dan jasa di satu pasar yang tunggal. Karena itu, para dosen seharusnya mendorong mahasiswa berpikir global. “MEA sudah di depan pintu, suka tidak suka Anda harus siap menghadapi,” katanya.

Darussalam menambahkan pajak seperti air yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Sama halnya dengan kesadaran membayar pajak, wajib pajak niscaya juga akan menemukan banyak cara untuk membayar pajak seminimal mungkin.

Baca Juga: Gandeng DDTC, Institut STIAMI Bahas Insentif untuk Revolusi Industri

“Kita tidak bisa mengingkari bahwa semua orang ingin membayar pajak lebih rendah. Tapi itu menjadi tugas para dosen untuk mengedukasi mahasiswanya, tentang  pentingnya menjadi WP yang bertanggung jawab karena penerimaan pajak adalah tulang punggung pendapatan negara,” katanya.

Adapun, tema pada sesi kedua adalah Tax Treaty and Amnesty: Isu Terkini di Bidang Pendidikan dan Penelitian Pajak di Era MEA. Selaku pembicara adalah Basri Musri, Eko Suwardi, dan Dwi Martani. Pada sesi terakhir, dibahas rencana Forum Dosen Pajak II. (Bsi)

Baca Juga: Ini Dia 25 Pemenang Lomba Menulis DDTC Berhadiah Rp50 Juta
Topik : DDTC, UGM, pendidikan pajak
artikel terkait
Kamis, 23 Juni 2016 | 16:12 WIB
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Rabu, 28 September 2016 | 13:59 WIB
BEASISWA PENDIDIKAN
Selasa, 10 April 2018 | 10:50 WIB
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Selasa, 31 Mei 2016 | 18:18 WIB
STIESA SUBANG
berita pilihan
Selasa, 12 September 2017 | 13:52 WIB
UNIVERSITAS ISLAM MALANG
Kamis, 02 Maret 2017 | 18:08 WIB
PENDIDIKAN PAJAK
Sabtu, 08 Oktober 2016 | 14:01 WIB
LOWONGAN KERJA
Minggu, 11 Desember 2016 | 11:17 WIB
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Jum'at, 02 November 2018 | 11:28 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Kamis, 14 Maret 2019 | 17:52 WIB
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI
Minggu, 04 September 2016 | 16:01 WIB
SOSIALISASI TAX AMNESTY UI
Sabtu, 17 September 2016 | 16:29 WIB
KERJA SAMA PENDIDIKAN
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 16:52 WIB
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Senin, 24 September 2018 | 19:10 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA