Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Begini Caranya Mengakali Pajak

0
0

Siapa tidak kenal ABBA. Ini grup musik pop asal Swedia yang populer di era 70 sampai 80-an. Penampilan panggungnya yang dengan baju-baju heboh mencuri perhatian. Lagu-lagunya seperti Dancing Queen dan Chiquitita menempati peringkat pertama di berbagai negara selama berpekan-pekan.

Sampai sekarang pun lagu-lagunya masih sering dinyanyikan, mulai dari acara pembukaan seminar yang membosankan sampai sekadar menjadi musik latar acara radio. Tapi tahukah Anda bagaimana ABBA mengakali pajaknya di Swedia, salah satu negara dengan tarif pajak tertinggi di dunia?

Björn Ulvaeus, salah seorang anggota ABBA, baru-baru ini membuat pengakuan dalam buku ABBA: The Official Photo Book. Menurut dia, kostum aneh dan unik yang dipakai ABBA di panggung ternyata adalah bagian dari skema untuk meminimalkan utang pajak yang harus mereka tanggung.

Baca Juga: Urus Pajak Bisnisnya, Artis Tampan Ini Datangi KPP Pratama Makassar

Ulvaeus mengakui ABBA memanfaatkan celah hukum pajak Swedia yang memperbolehkan pelaku usaha bisnis hiburan membiayakan kostum panggung artis mereka sebagai pengurang pajaknya, selama kostum panggung tersebut cukup ‘gila’ atau ‘aneh’ untuk dikenakan sebagai baju yang dipakai sehari-hari.

"Jujur, dengan kostum-kostum aneh itu, waktu itu kami kami benar-benar terlihat seperti ‘orang gila’. Bahkan, rasanya tak seorang pun mau mengenakan kostum panggung yang lebih ‘gila’ daripada kami," katanya seperti dikutip The Guardian, belum lama ini.

Tentu saja, pemanfaatan celah hukum pajak itu legal alias tidak melanggar hukum. Salah sendiri otoritas pajak Swedia membolehkan para pelaku usaha showbiz memasukkan biaya baju panggung yang tidak dapat digunakan selain untuk pentas sebagai pengurang pajaknya.* (Dk)

Baca Juga: Bukan Sombong, Tapi Bangga

Björn Ulvaeus, salah seorang anggota ABBA, baru-baru ini membuat pengakuan dalam buku ABBA: The Official Photo Book. Menurut dia, kostum aneh dan unik yang dipakai ABBA di panggung ternyata adalah bagian dari skema untuk meminimalkan utang pajak yang harus mereka tanggung.

Baca Juga: Urus Pajak Bisnisnya, Artis Tampan Ini Datangi KPP Pratama Makassar

Ulvaeus mengakui ABBA memanfaatkan celah hukum pajak Swedia yang memperbolehkan pelaku usaha bisnis hiburan membiayakan kostum panggung artis mereka sebagai pengurang pajaknya, selama kostum panggung tersebut cukup ‘gila’ atau ‘aneh’ untuk dikenakan sebagai baju yang dipakai sehari-hari.

"Jujur, dengan kostum-kostum aneh itu, waktu itu kami kami benar-benar terlihat seperti ‘orang gila’. Bahkan, rasanya tak seorang pun mau mengenakan kostum panggung yang lebih ‘gila’ daripada kami," katanya seperti dikutip The Guardian, belum lama ini.

Tentu saja, pemanfaatan celah hukum pajak itu legal alias tidak melanggar hukum. Salah sendiri otoritas pajak Swedia membolehkan para pelaku usaha showbiz memasukkan biaya baju panggung yang tidak dapat digunakan selain untuk pentas sebagai pengurang pajaknya.* (Dk)

Baca Juga: Bukan Sombong, Tapi Bangga
Topik : pajak artis, ABBA, selebritis swedia, kostum aneh ABBA
artikel terkait
Rabu, 12 September 2018 | 17:51 WIB
VANESHA PRESCILLA
Senin, 16 Juli 2018 | 15:09 WIB
ANDREW WHITE:
Rabu, 27 Maret 2019 | 17:24 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Jum'at, 14 Desember 2018 | 11:46 WIB
SPANYOL
berita pilihan
Rabu, 27 Maret 2019 | 17:24 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 27 Maret 2019 | 14:56 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 27 Maret 2019 | 14:07 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 26 Maret 2019 | 14:38 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Jum'at, 15 Maret 2019 | 17:32 WIB
PELAPORAN SPT
Kamis, 28 Februari 2019 | 11:34 WIB
DIAN SASTROWARDOYO
Senin, 25 Februari 2019 | 17:53 WIB
KOTA TANGERANG
Senin, 25 Februari 2019 | 09:43 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 14 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEPATUHAN PAJAK