Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Bayar Denda

A+
A-
0
A+
A-
0
Bayar Denda

MADRID, DDTCNews – Otoritas pajak Spanyol (Agencia Tributaria) akhirnya sepakat untuk menyelesaikan kasus penghindaran pajak yang dilakukan oleh Cristiano Rondaldo. Penyelesaian itu melalui putusan yang memaksa pemenang Ballon d’Or 5 kali itu untuk membayar 19 juta atau Rp319,68 miliar.

Melansir thelocal.es, Jaksa Pengadilan Madrid telah memberi putusan persoalan pajak Ronaldo bisa diselesaikan dengan membayar 19 juta. Jaksa tersebut juga meminta otoritas pajak agar penasihat Ronaldo yang mengurus pajaknya tidak dikenakan dikenakan sanksi hukuman penjara 2 tahun.

“Hukuman hingga 2 tahun umumnya tidak bisa diterapkan di Spanyol terhadap pelanggar pertama kali dalam kejahatan tanpa adanya kekerasan,” ungkapnya di Madrid, Jumat (27/7).

Baca Juga: Ikuti Cara Ronaldo, Mourinho Lolos dari Penjara

Kabarnya, Ronaldo datang ke pengadilan pada putusan Jaksa Pengadilan Madrid yang diselenggarakan akhir pekan lalu. Kedatangan Ronaldo pun dalam rangka menjawab berbagai pertanyaan atas praktik penghindaran pajak yang dilontarkan kepadanya oleh pengadilan.

Jaksa menuduh pria berusia 33 tahun ini menyembunyikan penghasilan yang diperolehnya selama di Spanyol, agar tidak terkena pungutan pajak atlet atau hak citra (image rights). Jaksa pun menduga Ronaldo menggunakan perusahaan yurisdiksi asing dengan tarif pajak rendah untuk menghindari pajak.

Sebagai informasi, otoritas Spanyol menilai Ronaldo hanya melaporkan penghasilannya sebanyak 11,5 juta atau Rp193,31 miliar selama di Spanyol pada periode 2011-2014. Padahal Ronaldo mendapat penghasilan secara keseluruhan mencapai 43 juta atau Rp722,82 miliar.

Baca Juga: Duh, Gelar Kehormatan CR7 Terancam Dicopot

Di samping itu, petugas pajak Spanyol pun mencatat Ronaldo tidak mendeklarasi penghasilannya sebanyak 28,4 juta atau Rp477,56 miliar untuk pungutan image rights yang telah disepakati dengan otoritas pajak terhadap periode 2015-2020.

Jika kemelut ini semakin mendalam dan tanpa Ronaldo menawarkan full settlement, maka dia bisa saja didenda 28 juta atau Rp471 miliar serta sanksi 3,5 tahun penjara. Putusan ini muncul dari serikat kantor pajak Spanyol Gestha. (Gfa/Amu)

Baca Juga: Wah, Cristiano Ronaldo Lolos dari Hukuman Penjara
Topik : ronaldo, kasus pajak ronaldo, pajak citra
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Minggu, 09 Agustus 2020 | 06:01 WIB
BELANJA SOSIAL
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:01 WIB
ARAB SAUDI
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:01 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:19 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:01 WIB
PMK 89/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:01 WIB
KAMBOJA
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:01 WIB
KOREA SELATAN
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK