Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Bangun Infrastruktur, Pemda Cairkan Pinjaman SMI Hingga Rp4,6 triliun

A+
A-
0
A+
A-
0
Bangun Infrastruktur, Pemda Cairkan Pinjaman SMI Hingga Rp4,6 triliun

ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur telah merealisasikan penyaluran pinjaman kepada pemerintah daerah sebesar Rp4,6 triliun selama lima tahun terakhir ini.

“Dari Rp4,6 triliun pinjaman tadi, sebanyak 24 Pemda yang telah memanfaatkan pinjaman daerah dari SMI,” kata Direktur Utama PT SMI (SMI) Edwin Syahruzad dalam siaran pers, Jumat (24/01/2020).

Dari pinjaman tersebut, lanjut Edwin, hasil yang didapat di antaranya dibangunnya RSUD dengan total kapasitas 219 tempat tidur, peningkatan jalan sepanjang 523 km dan jembatan sepanjang 983 km.

Baca Juga: Data Finansial Makin Transparan, Indonesia Peringkat Berapa?

Penyaluran pinjaman ke daerah itu juga tampaknya akan makin besar. Pasalnya, SMI telah menyetujui usulan pinjaman hingga Rp12 triliun dalam lima tahun terakhir ini. Hanya saja, sebagian besar usulan belum dicairkan.

Untuk menambah penyaluran pinjaman ke daerah, SMI diketahui tengah menggodok pola skema pembayaran pinjaman baru. Rencananya, skema itu akan diluncurkan pada semester kedua tahun ini.

Skema baru itu akan berlaku khusus untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Nanti, pinjaman dapat dibayarkan dengan pendapatan dari PDAM, sehingga Pemda tidak perlu lagi melunasi pinjaman dengan APBD.

Baca Juga: Dampak Virus Corona Empaskan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%

Sekadar informasi, pembayaran pinjaman Pemda ke SMI selama ini diambil melalui APBD seperti dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Ke depan, kami akan mengembangkan fitur baru yang sumber pembayarannya diusahakan dari proyek itu sendiri sehingga lebih hemat APBD. Selain itu, kami juga merencanakan skema pembayaran dari obligasi daerah,” jelas Edwin. (rig)

Baca Juga: Negara Paling Aman Simpan Aset di Dunia: Cayman dan AS Salip Swiss

Dari pinjaman tersebut, lanjut Edwin, hasil yang didapat di antaranya dibangunnya RSUD dengan total kapasitas 219 tempat tidur, peningkatan jalan sepanjang 523 km dan jembatan sepanjang 983 km.

Baca Juga: Data Finansial Makin Transparan, Indonesia Peringkat Berapa?

Penyaluran pinjaman ke daerah itu juga tampaknya akan makin besar. Pasalnya, SMI telah menyetujui usulan pinjaman hingga Rp12 triliun dalam lima tahun terakhir ini. Hanya saja, sebagian besar usulan belum dicairkan.

Untuk menambah penyaluran pinjaman ke daerah, SMI diketahui tengah menggodok pola skema pembayaran pinjaman baru. Rencananya, skema itu akan diluncurkan pada semester kedua tahun ini.

Skema baru itu akan berlaku khusus untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Nanti, pinjaman dapat dibayarkan dengan pendapatan dari PDAM, sehingga Pemda tidak perlu lagi melunasi pinjaman dengan APBD.

Baca Juga: Dampak Virus Corona Empaskan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%

Sekadar informasi, pembayaran pinjaman Pemda ke SMI selama ini diambil melalui APBD seperti dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Ke depan, kami akan mengembangkan fitur baru yang sumber pembayarannya diusahakan dari proyek itu sendiri sehingga lebih hemat APBD. Selain itu, kami juga merencanakan skema pembayaran dari obligasi daerah,” jelas Edwin. (rig)

Baca Juga: Negara Paling Aman Simpan Aset di Dunia: Cayman dan AS Salip Swiss
Topik : pinjaman daerah, Sarana Multi Infrastruktur SMI, infrastruktur, BLU, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 13 Agustus 2016 | 17:02 WIB
THAILAND
Jum'at, 17 Juni 2016 | 16:44 WIB
KONSULTASI PAJAK
Kamis, 03 Agustus 2017 | 16:50 WIB
NIGERIA
Selasa, 28 Januari 2020 | 14:40 WIB
MYANMAR
berita pilihan
Jum'at, 21 Februari 2020 | 07:48 WIB
BERITA PERPAJAKAN HARI INI
Jum'at, 21 Februari 2020 | 07:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:36 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:11 WIB
KOTA BOGOR
Kamis, 20 Februari 2020 | 18:03 WIB
ALOKASI DANA TRANSFER
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:50 WIB
PROFIL PAJAK KOTA SURABAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:15 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:45 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:26 WIB
SELEKSI CALON PROFESIONAL DDTC
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:18 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK