Review
Rabu, 27 Januari 2021 | 16:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 26 Januari 2021 | 09:08 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 24 Januari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA BAPENDA DKI JAKARTA M. TSANI ANNAFARI:
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 27 Januari 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JANUARI - 2 FEBRUARI 2021
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Aktris Sinetron ‘Kawin Gantung’ Ini Lapor SPT di KPP Jatinegara

A+
A-
1
A+
A-
1
Aktris Sinetron ‘Kawin Gantung’ Ini Lapor SPT di KPP Jatinegara

Aktris Natalie Sarah Sianipar di KPP Pratama Jatinegara.

JAKARTA, DDTCNews—Aktris sinetron Indonesia, Natalie Sarah Sianipar mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jatinegara pada Senin (02/03/2020) dalam rangka melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan.

Di media sosial KPP Pratama Jatinegara, wanita berumur 36 tahun ini menyempatkan diri untuk mengajak wajib pajak lainnya untuk juga menyampaikan SPT segera mungkin sebelum batas pelaporan 31 Maret 2020.

“Halo Kawan Pajak. Saya Natalie Sarah. Segera laporkan SPT tahunan kamu sebelum 31 Maret 2020, melalui e-filing yah nih…,” kata aktris yang sempat membintangi sinetron ‘Kawin Gantung’ pada 2004 silam.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Dukung DJP Mempercepat Reformasi Perpajakan

Natalie juga mengingatkan para wajib pajak untuk memiliki e-Fin dulu sebelum melaporkan SPT melalui e-Filing. Jika belum punya e-Fin, lanjutnya, wajib pajak bisa mendatangi ke kantor pajak terdekat untuk mendapatkan e-Fin.

Untuk diketahui, e-Fin adalah nomor identitas yang diterbitkan Ditjen Pajak (DJP) kepada wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik atau e-filing pajak. Untuk mendapatkan e-Fin, umumnya wajib pajak harus mendatangi kantor pajak.

Sementara e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada lama DJP Online atau melalui perusahaan penyedia jasa aplikasi (application service provider/ASP).

Baca Juga: Pandemi Belum Berakhir, Ini Saran Kebijakan Pajak dari Pakar

Batas akhir pelaporan SPT tahunan wajib pajak orang pribadi paling lambat 3 bulan setelah berakhirnya tahun pajak atau akhir Maret. Sementara SPT tahunan wajib pajak badan paling lambat 4 bulan setelah berakhirnya tahun pajak atau akhir April.

Jika telat, wajib pajak orang pribadi akan dikenai denda senilai Rp100.000, dan wajib badan dipatok Rp1 juta. Selebihnya, ada denda untuk SPT masa PPN dan SPT masa lainnya yang masing-masing memuat denda Rp500.000 dan Rp100.000,. (rig)

View this post on Instagram

Halo #KawanPajak! Senin (24/02) lalu kak @natalie_sarahs datang ke KPP Pratama Jakarta Jatinegara untuk memenuhi kewajiban perpajakannya. Nah... #KawanPajak apakah sudah lapor SPT Tahunan kalian? Segera laporkan SPT kamu sebelum tanggal 31 Maret 2020 melalui e-filing ya... #e-filingPajak #LebihAwalLebihNyaman #PajakKuatIndonesia Maju

Baca Juga: RUU Kemudahan Pembayaran Pajak Disetujui Komisi Keuangan DPR

A post shared by KPP Pratama Jakarta Jatinegara (@pajakjatinegara) on


Topik : selebriti, natalie sarah sianipar, spt tahunan, pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 27 Januari 2021 | 13:45 WIB
KABUPATEN CIREBON
Rabu, 27 Januari 2021 | 13:26 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 27 Januari 2021 | 13:25 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 27 Januari 2021 | 13:23 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
berita pilihan
Kamis, 28 Januari 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Januari 2021 | 12:29 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Januari 2021 | 12:07 WIB
FILIPINA
Kamis, 28 Januari 2021 | 11:40 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Januari 2021 | 11:04 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 28 Januari 2021 | 10:22 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Januari 2021 | 10:16 WIB
STIMULUS FISKAL
Kamis, 28 Januari 2021 | 09:46 WIB
VAKSINASI
Kamis, 28 Januari 2021 | 09:36 WIB
KEBIJAKAN PAJAK