Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Adopsi Sistem Digital, Penerimaan Pajak Properti Ditarget Naik 30,85%

A+
A-
1
A+
A-
1
Adopsi Sistem Digital, Penerimaan Pajak Properti Ditarget Naik 30,85%

Ilustrasi. 

MANILA, DDTCNews – Pemerintah Filipina menargetkan penerimaan pajak properti dapat tumbuh hingga 30,85% menjadi P113,4 miliar atau sekitar Rp33,7 triliun pada akhir 2024.

Menteri Keuangan Carlos Dominguez III mengatakan pemerintah bersama Asian Development Bank (ADB) telah mengadopsi sistem digital untuk mengoptimalkan penerimaan pajak properti. Kenaikan penerimaan pajak properti juga akan mendorong kemandirian fiskal pemerintah daerah (pemda).

"Proyek ini cukup penting. Kita harus memperhatikannya karena akan membantu pemda meningkatkan kemampuan dalam mengumpulkan penerimaan mereka sendiri," katanya, dikutip pada Jumat (25/6/2021).

Baca Juga: Muncul Desakan Judi Online Segera Dikenai Pajak

Dominguez mengatakan ADB telah membantu pemerintah mengadopsi sistem digital yang akan memperkuat penilaian properti dan pengumpulan pajak secara nasional. Proyek itu akan terus berlanjut hingga semua pemda memiliki sistem penilaian dan pemungutan pajak properti yang efisien.

Direktur Eksekutif Biro Keuangan Pemerintah Daerah Nino Raymond Alvina mengatakan pemerintah menargetkan setidaknya 80% pemda telah mencapai efisiensi 100% pemungutan dan penilaian pajak properti pada 2024. Dengan demikian, pendapatan asli daerah akan diestimasi dapat meningkat 30%.

Porsi pajak properti terhadap total penerimaan pajak daerah telah menurun sejak pemberlakuan otonomi daerah. Menurut Alvina, pajak properti saat ini berkontribusi 9% terhadap total pendapatan agregat pemda atau lebih rendah dari penerimaan pajak dari kegiatan bisnis sebesar 13%.

Baca Juga: Pemerintah Tangguhkan Pengenaan PPN atas Bahan Baku Produk Ekspor

Pada 2019, sekitar 98 dari 146 kota dan 46 dari 81 provinsi di Filipina tercatat tidak mematuhi persyaratan untuk menilai kembali properti yang dilakukan setiap 3 tahun. Sebanyak 64% pemda memiliki penilaian properti yang sudah ketinggalan zaman, sementara efisiensi pengumpulan pajak properti di provinsi dan kota masing-masing hanya 68% dan 71%.

"Dibandingkan dengan negara lain di Asia, Filipina termasuk tertinggal dalam kontribusi penerimaan pajak properti terhadap produk domestik bruto (PDB)," ujarnya, dilansir businessmirror.com.ph.

Rasio pajak properti terhadap PDB Filipina telah menurun sejak 2003 menjadi hanya 0,5% pada 2019, sama seperti Thailand. Rata-rata rasio pajak properti pada negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) sebesar 2%. (kaw)

Baca Juga: Sekolah Swasta Minta Kenaikan Pajak Dibatalkan

Topik : pajak properti, Filipina

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 11 Mei 2021 | 15:30 WIB
FILIPINA

DPR Setuju Jaksa Dapat Tunjangan Risiko yang Bebas Pajak

Sabtu, 01 Mei 2021 | 15:01 WIB
KOREA SELATAN

Gara-gara Pajak Properti, Partai Petahana Terbelah

Selasa, 27 April 2021 | 13:30 WIB
FILIPINA

Dukung Pajak Digital, Biro Perdagangan Elektronik Segera Dibentuk

Rabu, 21 April 2021 | 13:00 WIB
KOREA SELATAN

Hindari Pajak Tinggi, WP Ramai-Ramai Alihkan Kepemilikan Properti

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:13 WIB
PELAYANAN PAJAK

DJP: 3 Layanan Elektronik Ini Tidak Dapat Diakses Sementara

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK

Ekspor Produk Kayu Ini Bebas Bea Masuk Antidumping ke India

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:54 WIB
CHINA

China Tolak Rencana Pengenaan Carbon Border Tax

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:36 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Mulai Bulan Depan, Penagihan Pajak Digencarkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Kemplang Pajak Lewat Bitcoin, Pengusaha Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN MALANG

Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah