Review
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:09 WIB
ALI SADIKIN:
Senin, 10 Agustus 2020 | 17:29 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Jokowi: Semua All Out Untuk Tax amnesty

A+
A-
0
A+
A-
0
 Jokowi: Semua All Out Untuk Tax amnesty

JAKARTA, DDTCNews — Meski sudah berlaku sejak Senin lalu (18/7), namun pembahasan mengenai berbagai persoalan seputar tax amnesty masih menghiasi halaman depan media nasional pagi ini, Jumat (22/7). Ini tidak terlepas dari harapan besar tercapainya target penerimaan Rp165 triliun yang mengiringi pelaksanaan tax amnesty.

Presiden Joko Widodo menyatakan seluruh tim pemerintah akan all out guna keberhasilan pelaksanaan tax amnesty. Presiden sendiri sudah dua kali terjun langsung memimpin sosialisasi tax amnesty di Surabaya dan Medan. Dia mengaku akan mengawasi sendiri pelaksanaan tax amnesty.

Sementara, empat bank penampung dana tax amnesty telah meneken kontrak dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di sela-sela acara sosialisasi yang digelar Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo). Lebih jauh, berbagai pihak swasta turut dilibatkan guna memasifkan sosialisasi tax amnesty.

Baca Juga: PMK Terbit Pekan Ini, Diskon 50% PPh Pasal 25 Bisa Langsung Dipakai

Kabar lain datang dari obligasi negara yang sukses merebut minat investor asing. Apa yang mendorong geliat obligasi negara tersebut? Berikut berita selengkapnya :

  • Investor Asing Agresif Borong Obligasi Negara

Imbal balik surat utang pemerintah Indonesia di atas negara lain di Asia, ditambah sejumlah sentimen positif dalam negeri diprediksi menjadi daya tarik investor asing untuk membeli obligasi negara. Investor juga percaya dengan prospek perekonomian Indonesia yang terlihat dari peningkatan porsi asing dalam surat utang negara (SUN) tenor panjang.

  • Defisit Anggaran Semester I Membengkak

Kenaikan realisasi belanja pemerintah yang tidak diimbangi penerimaan, membuat defisit anggaran di semester I membesar hingga mencapai Rp230 triliun. Pasalnya, Bambang menyatakan penerimaan negara dari sektor perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) memang terbilang masih rendah.

Baca Juga: Mau Ajukan Surat Keberatan Pajak? Kini Sudah Bisa Pakai E-Objection
  • BI Rate Dipertahankan, Ruang Pelonggaran Tak Dimanfaatkan

BI memutuskan untuk tidak menurunkan suku bunga acuan di tengah kondisi inflasi yang rendah, nilai tukar rupiah stabil, dan derasnya arus modal yang masuk. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) Kamis kemarin (21/7) mempertahankan BI rate sebesar 6,5% dengan suku bunga deposit facility 7%. Tercatat BI juga mempertahankan BI 7-days reverse repo rate sebesar 5,25%.

  • BI Rate Tetap, Rupiah Menguat

Ekonom bank Central Asia (BCA) David Sumual memprediksi meski BI rate dipertahankan, ada respon positif investor yang tercermin dari penguatan rupiah. Rupiah ditutup Kamis (21/7) menguat 0,1% ke level Rp13.009 per dolar AS. Penguatan rupiah juga dipengaruhi sentimen positif kebijakan tax amnesty.

  • Inflasi Juli Diprediksi Naik

Inflasi Juli 2016 diprediksi akan naik lantaran gangguan distribusi dan macet akibat musim arus mudik dan dan arus balik lebaran yang terjadi di dua pekan pertama bulan Juli. Tercatat harga mingguan BI menunjukkan inflasi 1,18%, meski lebih rendah dibandingkan dengan pekan pertama sebesar 1,2%. Inflasi tersebut tergolong besar. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung memprediksi inflasi di dua bulan berikutnya akan rendah.

Baca Juga: Diskon Angsuran PPh Pasal 25 dan Tarif Efektif PPN 1% Terpopuler
  • Ekonomi 2016 Bergantung pada Investasi

Pemerintah optimis mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini sebesar 5,2%. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara menyatakan pemerintah akan mewaspadai pertumbuhan negatif ekspor-impor. Pemerintah akan menggenjot belanja guna mendorong pertumbuhan ekonomi semester II, di samping juga berharap pada tax amnesty yang mendorong investasi yang dipengaruhi likuiditas perbankan.

  • Koperasi Indonesia Mengkhawatirkan

Presiden Jokowi mengaku khawatir dengan kondisi koperasi lantaran dari 212 ribu koperasi yang ada hanya sekitar 150 ribu saja yang aktif. Presiden meminta semua koperasi untuk berbenah diri melalui program pembentukan kelompok usaha koperasi yang saling terhubung. Menurut Presiden cara ini akan memudahkan koperasi memperoleh pembiayaan dari bank.

  • Jokowi Janjikan Bunga KUR 7%

Presiden Jokowi berjanji akan menurunkan tingkat suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) menjadi 7% pada 2017 mendatang, guna menggairahkan dan meningkatkan akses permodalan bagi koperasi dan usaha kecil. Sebelumnya, Presiden sudah beberapa kali mengungkapkan rencana tersebut, namun hingga kini belum terealisasi. Sebelumnya, tahun 2015 lalu pemerintah sudah menurunkan bunga KUR dari 22% menjadi 9% per tahun. (Amu)

Baca Juga: Naikkan Kontribusi PPN dalam Penerimaan, Pengecualian Pajak Dikurangi

Topik : berita pajak hari ini, berita pajak, tax amnesty
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 17 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 16 Juli 2020 | 08:03 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 15 Juli 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 14 Juli 2020 | 08:30 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:45 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:30 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KESEJAHTERAAN SOSIAL
Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:00 WIB
BELANDA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:45 WIB
KORPORASI