Kamis, 21 September 2017 | 08:35 WIB

DUA BUKU BARU DDTC

Perubahan Lanskap dan Paradigma Pajak

Perubahan Lanskap dan Paradigma Pajak


JAKARTA, DDTCNews - Sebentar lagi di bulan Oktober 2017, akan terbit dua buah buku perpajakan karya professional DDTC. Penerbitan buku ini tidak lepas dari perubahan lanskap dan paradigma pajak yang tengah dan terus berproses di ranah pajak dunia.

Untuk itu, dalam mengemban misi DTTC untuk meminimalkan informasi yang asimetris dalam ranah perpajakan Indonesia, buku ini dihadirkan. Buku ini juga dimaksudkan untuk memperkaya bahan bacaan dan diskusi perpajakan di Indonesia yang terus berkembang dan telah menjadi salah satu perhatian utama berbagai pihak saat ini.

Dua buku yang akan segera terbit tersebut adalah; (i) Membangun Sistem Pajak Berbasis Paradigma Kepatuhan Kooperatif, yang ditulis oleh Darussalam, dan (ii) Keterbukaan Informasi untuk Kepentingan Perpajakan: Mekanisme Pelaksanaan bagi Industri Keuangan, Otoritas Perpajakan, serta Manajemen Risiko bagi Wajib Pajak, yang ditulis oleh Darussalam, Danny Septriadi, dan Suharno.

Membangun Sistem Pajak Berbasis Paradigma Kepatuhan Kooperatif

Buku ini berisi 7 Bab yang membahas perkembangan lanskap pajak dunia dalam membangun sistem pajak baru yang berbasis paradigma kepatuhan kooperatif. Paradigma baru yang dikembangkan tersebut didasarkan atas perumusan kebijakan pajak yang partisipatif dan berorientasi jangka panjang, keterbukaan antara otoritas pajak dan wajib pajak, serta didesain dengan sederhana.

Diharapkan dengan paradigma baru tersebut akan tercipta kepastian hukum dan keadilan bagi semua pihak. Tentunya, paradigma baru tersebut, dapat dijadikan pembelajaran bagi Indonesia untuk membangun sistem pajak yang lebih baik lagi dalam rangka peningkatan penerimaan pajak dan dalam rangka semangat mengurangi sengketa.

Keterbukaan Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan: Mekanisme Pelaksanaan bagi Industri Keuangan, Otoritas perpajakan, serta Manajemen Risiko bagi Wajib Pajak

Buku ini terdiri dari 10 Bab yang dimulai dari pembahasan tentang latar belakang perlunya keterbukaan informasi keuangan dalam lanskap dunia dan domestik. Setelah itu, dalam sudut pandang Indonesia akan disajikan panduan mekanisme akses data atau informasi keuangan yang perlu diketahui oleh otoritas perpajakan, lembaga keuangan, lembaga nonkeuangan, dan pihak lainnya.

Buku ini disusun dengan tujuan agar para pihak yang berkepentingan dapat secara mudah memahami hak dan kewajibannya, serta dapat melaksanakannya secara mudah, efisien, dan benar. Dalam buku ini akan dipaparkan tentang informasi apa saja yang perlu diungkapkan dan kapan data atau informasi keuangan yang dimaksud harus disampaikan.  

Selain itu, buku ini juga akan memberikan informasi tentang manajemen risiko terkait dengan adanya keterbukaan informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, serta bagaimana upaya hukum yang dapat ditempuh ketika terjadi perselisihan.

Topik : Darussalam , Buku , DDTC

Buku Digital
Tax Engine
Terpopuler